• Login Siswa/Orang Tua

  • NIS
    PIN
     
  • Masukkan Untuk SMA Alfa Centauri
  • Anda bisa mengirim pesan, masukan atau keluhan kepada seluruh bgn SMA Alfa Centauri
    Nama+HP:
    Pesan:
    Kepada:
  • Anda kami sarankan menggunakan browser mozilla firefox atau opera untuk lebih menikmati website ini

  • Ekstrakurikuler
  •  
  • Senin, 1 Februari 2010
  • Memaknai Keberkahan Hidup , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.)
  • Untaian Makna Berkah

    Ternyata dalam ingatan kita makna berkah memiliki porsi tersendiri . Saat kata berkah hadir dalam sebuah percakapan, misalnya, tiba-tiba dalam memori kita muncul gambar sebuah keberlimpahan yang bersifat murni kehendak Ilahi. Berkah berupa rezeki: gambar yang segera timbul di benak kita adalah materi yang banyak, berlimpah ruah, atau setidaknya uang yang punya manfaat berlipat. Berkah berupa ilmu: memori kita seakan melayang ke sosok yang pengetahuannya banyak berguna bagi masyarakat.

    Sebaliknya, rezeki tidak berkah atau ilmu tidak berkah mengingatkan kita akan sebuah ketidakbergunaan dan kesia-siaan. “Rezekinya tidak berkah. Lihat saja, meski berduit, anak-anaknya badung,” begitu kata orang. “Ia pandai, tapi ilmunya tidak berkah. Buktinya, pikiran-pikirannya sesat, menyeleweng dari syariah, bahkan kesohor jadi koruptor,” ini juga ungkapan yang biasa terdengar.

    Ingatan kita tentang berkah, yang berasal dari kata البركة, seolah-olah ada begitu saja. Kita hampir tak pernah bertanya sejak kapan gambaran macam itu tumbuh di kepala. Barangkali, kita juga tidak menyadari bahwa kisah tentang berkah yang disampaikan kepada kita selalu yang itu-itu juga. Kisah Rasulullah di masa Perang Tabuk ini, contohnya. Syahdan, para Sahabat dilanda kekurangan bahan makanan. Mereka pun mengusulkan kepada Rasulullah, “Ya Rasul, izinkanlah kami menyembelih unta-unta itu untuk kami makan.” Rasulullah langsung saja mengiyakan. “Lakukanlah,” kata beliau. Tapi, Umar bin al-Khaththab tiba-tiba bersuara. “Ya Rasul,” kata Umar, “kalau engkau mengizinkan maka semakin berkuranglah kendaraan kita. Tapi serulah mereka, para pasukan, untuk mengumpulkan sisa-sisa bekal. Lalu, berkatilah, doailah sisa-sisa bekal itu dengan doa berkah sehingga Allah benar-benarmenurunkan berkah”. Syukurlah, Rasulullah menyetujui usulan Umar. Beliau kemudian membentangkan selembar kulit. Dan diserulah para Sahabat untuk mengumpulkan sisa-sisa bekal mereka. Lalu satu orang memberikan segenggam sorgum. Datang seorang lagi membawa segenggam kurma. Yang lain-lain cuma mengumpulkan sedikit-sedikit saja. Hingga kemudian, terisilah bentangan kulit itu dengan sisa-sisa bekal yang tak banyak. Rasulullah segera memberi doa pada makanan itu dengan doa berkah. “Ambillah dengan masing-masing wadah kalian,” seru Rasulullah kemudian. Para pasukan pun segera mengambil wadah-wadah makanan mereka, dan mengisi semuanya hingga tak ada satu pun wadah yang kosong. “Mereka lalu menyantapnya hingga kenyang, dan itu pun masih meninggalkan sisa,” tutur Abu Sa’id Al-Khudri yang meriwayatkan hadis ini.

    Kisah yang tercatat dalam Shahih Muslim ini menjadi kegemaran para mubalig saat berdakwah tentang berkah. Kisah-kisah serupa lain yang juga kerap diceritakan biasanya tentang Sahabat yang menyambut tamu. Sahabat tersebut semula hanya punya persediaan makan untuk dua orang, tapi karena berkah menjadi cukup untuk lima orang. Juga kisah tentang seorang Sahabat yang mendapat untung berlimpah dari dagangannya. Singkatnya, kisah-kisah ini menjadi “penjaga ingatan” kita tentang berkah: sebuah keberlimpahan murni dari Ilahi.

    Dan kita nyaris tak tahu lagi bahwa البركة, kata yang kita terjemahkan menjadi berkah itu, bermula dari imaji tentang unta yang mendekam. Orang Arab dahulu jamak mengatakan برك البعير, unta itu mendekam. Biasanya, ketika unta kekenyangan setelah menghabiskan pakan, ia segera menekuk lututnya untuk kemudian mendekam di pepasiran dalam waktu yang lama. Atau ketika merasa badannya terlalu panas oleh sengatan matahari, ia pun segera turun ke air, dan mendekam di sana. Unta itu menetap di sana.

    Imaji ini lalu berkembang, dan setiap sesuatu yang “mendekam” dan “menetap” diungkapkanlah dengan kata برك. Maka, tak heran jika البركة suka didefinisikan خيرات ثابتة , nikmat yang “menetap”. Keuntungan hasil perdagangan adalah sebuah nikmat, tapi dia tidak dikatakan berkah jika tidak “menetap” di sana. Jika muncul lalu hilang, itu berarti tidak berkah. Al-Zarqâni dalam syarahnya atas Muwaththa’ Imam Malik, dan tentu banyak ulama lain, sering kali menerangkan bahwa al-barakah berarti الثبوت واللزوم, menetap-di-sana, ada dan berlama-lama di sana.

    Kemudian kita tahu al-barakah tak hanya diartikan الثبوت واللزوم tapi lebih dari itu:والزيادة النموُّ, bertumbuh dan bertambah. Sebuah nikmat yang murni Ilahi tak cukup hanya “menetap” saja, tapi “menetap dan terus bertumbuh”. Dan itulah berkah yang kita kenal. Keberlimpahan pun menjadi pandangan umum ulama-ulama saat menerangkan pengertian al-barakah. Ibnu Abbas menjelaskan al-barakah sebagai al-katsrah fi kulli khair, kelimpahruahan yang ada pada tiap nikmat baik. Al-Zarqâni juga mengutip pandangan ulama-ulama bahwa ¬البركة adalah الزيادة من الخير والكرامة, kenikmatan dan kemurahan yang bertambah-tambah.

    Al-Quran sendiri ketika mau menggambarkan sebuah nikmat Ilahi yang meruah, juga memakai kata ba-ra-ka. Dalam al-Isrâ’ (17): 1, misalnya, disebutkan, “ المسجد الأقصى الذي باركنا حوله ”, Masjid al-Aqsha yang telah Kami berkati sekelilingnya. Gambaran tentang Palestina yang mendapat nikmat karena nabi-nabi diturunkan di sana, dan sekaligus bertanah subur, disampaikan dengan kalimat “yang telah Kami berkati”. Begitu juga saat menggambarkan tanah Syam yang subur, berkah menjadi bahasa-penyampai. Dalam al-Anbiya’ (21): 71 tercatat, “الأرض التي باركنا فيها”, sebuah negeri yang Kami berkati, untuk menunjuk Syam. Tentang Syam ini juga direkam dalam Saba’ (34): 18 dengan bahasa, “ القرى الذي باركنا”, negeri-negeri yang telah Kami limpahkan berkah padanya.

    Dan gambaran-gambaran semacam ini tanpa kita sadari telah membentuk pikiran kita tentang berkah. Tahu-tahu, sudah ada begitu saja di kepala kita bahwa berkah adalah sebuah nikmat berlimpah yang murni Ilahi, tak tersentuh kekotoran manusiawi. Gambaran ini mau tak mau lalu memberi arah pada harapan-harapan kita. اللهم بارك لنا فيما رزقتنا … , ya Allah berilah berkah pada rezeki kami …. Berkah selalu memenuhi sudut-sudut kata dalam doa-doa kita.

    Hilangnya Keberkahan

    Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barokah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Q.S. Al-A'raaf : 96)

    Bagi setiap insan pasti memiliki mimpi, cita-cita, serta keinginan terhadap keberkahan hidupnya. Dalam bingkai, porsi, status, profesi yang beragam, dan bahkan dalam lintas keyakinan sekalipun, keberkahan senantiasa diharapkan. Misalnya, seorang pejabat ingin berkah hidupnya agar jabatannya dapat langgeng bahkan terus naik. Seorang pedagang ingin dagangannya laris manis,berlimpah untung . Seorang petani ingin hasil pertaniannya bagus. Seorang guru juga ingin ilmunya diserap banyak murid-muridnya supaya dapat menjadi bekal kehidupan mereka kelak. Seorang pelajar ingin ilmunya bertambah serta lulus ujian, bahkan berprestasi, dan masih banyak lagi.

    Fenomena keberkahan di atas, kalau kita teliti rata-rata baru sebatas berkah etimologis. Artinya baru sekedar ingin lebih dalam segala hal. Sehingga wajar kalau teknik memperjuangkan keberkahan tersebut dengan menghalalkan segala cara, tak kenal norma dan etika. Kita menyaksikan, mengapa jabatan yang tinggi, pekerjaan yang layak, uang banyak, rumah yang besar, istri yang jelita atau suami yang tampan, ilmu yang luas tidak mengangkat derajat pemiliknya? Malah menghinakannya? bukan kebahagiaan atau ketentraman yang diperoleh melainkan masalah dan malapetaka.

    Akibat lain dari hilangnya keberkahan, kita saksikan di negeri kita sederet kejahatan dan tindakan tak bermoral semakin merajalela. Hutan dibabat hingga gunung-gunung menjadi gundul. Eksplorasi dan ekspolitasi sumber daya alam besar-besaran yang mengakibatkan banjir,longsor, gempa bumi, serta banyak sekali ekosistem yang terganggu bahkan punah. Lebih memalukan lagi, kejahatan dilakukan tidak hanya oleh orang-orang lapar tetapi justeru oleh kalangan elit, terpelajar dan bahkan pejabat tinggi Negara yang kita kenal dengan koruptor, pencuri uang Negara,penghisap darah rakyat sehingga negeri ini mendapat julukan Negara terkorup no 2 di Asia dan no 5 di dunia. Di sisi lain, kita juga menyaksikan beberapa kejahatan yang cukup membuat kita miris seperti mutilasi, prostitusi yang justeru banyak dilakukan oleh wanita-wanita yang berstatus nona dan pelajar.

    Selain kejahatan local yang kita cermati di atas, kita juga saat ini mengenal kejahatan bangsa terhadap bangsa yang disebut hegemoni. Pejajahan bentuk baru yang tak kalah kejam dan rakusnya di bandingkan imperialis dan kapitalis tempo dulu. Lihat, bagaimana Amerika Serikat menyerang dan membombardir Afganistan da Irak, dengan ratusan ribu korban wanita dan anak-anak tak berdosa dengan alasan yang dibuat-buat yang ujung-ujungnya ternyata karena keserakahan mereka ingin menguasai minyak. Lihat pula, bagaimana sadis dan kejamnya Zionis Israel mencaplok dan membantai anak-anak dan wanita di Palestina tak peduli dengan protes dunia. Kini, mereka pun tak segan-segan menggali terowongan di sekitar Masjid Al Aqsha dengan tujuan ingin melenyapkan situs-situs keislaman. Dari sejumlah fakta dan data di atas, tentunya kita tertantang untuk memberikan solusi dan juga menjadi objek introspeksi mengapa semua itu terjadi? Mengapa negeri ini tidak menjadi bumi yang nyaman lagi untuk di huni? Mengapa kejahatan demi kejahatan seakan hanya menjadi tontonan? Mengapa muslimin lemah, sehingga selalu menjadi korban lawan, mutunya lenyap, nilainya enteng harga dirinya rendah, pribadinya murah?. Sebenarnya penyebabnya sederhana sekali, yakni bahwa semua itu karena kehilangan kunci keberkahan.

    Kunci Keberkahan Dalam Perspektif Al Quran

    . Ketika kita membayangkan bumi ini bak rumah besar, di sana ada pintu-pintu yang membukanya membutuhkan kunci. Maksud pintu-pintu itu adalah sejumlah keberkahan yang dicita-citakan kebanyakan orang. Sedangkan, kunci pembuka keberkahan bagi setiap Muslim tak lain adalah petunjuk Allah SWT. Renungkanlah ayat-ayat berikut!

    1. Al A’raaf: 96

    Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka barokah dari langit dan bumi, tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (Q.S. Al-A'raaf : 96)

    2. Al Baqarah:208

    Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

    3. Ali Imran: 102-103

    Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.

    4. Al Isra: 1

    Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaksa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

    Pada QS. Al A’raaf: 56 Allah menjelaskan kunci utama keberkahan hidup adalah iman dan taqwa. Kemudian pada QS. Al Baqarah: 208 merupakan perintah Allah SWT dalam mewujudkan keimanan dan ketaqwaan harus secara kaaffah( keseluruhan), tidak sepotong-sepotong. Juga ayat ini melarang untuk mengikuti pola hidup syaitan yang merupakan musuh nyata. Sementara dalam QS. Ali Imran: 103 Allah memerintahkan menata syari’at Islam secara kaaffah dengan berjama’ah. Berjama’ah dalam konteks kekinian disebut khilafah yang merupakan pranata sosial kemasyarakatan Muslimin yang terpimpin dalam setiap gerak langkah kehidupan mereka sebagaimana dicontohkan Rasulullah dan Khulafaurrasyidin. Pada QS. Al Isra’:1 merupakan mandat Ilahi dalam menggelorakan perjuangan menggapai keberkahan hidup melalui penumbuhan sensitivitas kepedulian terhadap sesama sebagai wujud solidaritas Ilahiyah. Profesi apapun yang kita jalani saat ini, tak kan punya arti siginifikan di sisi Allah SWT tanpa memiliki dedikasi tinggi dalam membebaskan masjidil Al Aqsha yang merupakan simbol kehormatan dan filter keimanan setiap Muslim. Wallahu a’lam


    Posting komentar anda terhadap artikel ini, di sini (Dilarang menggunakan kata-kata yang tidak sopan)

    Nama
    Email
    Komentar
    Menurut anda artikel ini
     

    Posting yang masuk:
    tanggal nama rank komentar
    Jum'at, 2 Desember 2011 zdvapkycv 4 sSu9G2 <a href="http://wtcxqznwzwmb.com/">wtcxqznwzwmb</a>, [url=http://cskgrbkeewiz.com/]cskgrbkeewiz[/url], [link=http://mdphevjxnmeh.com/]mdphevjxnmeh[/link], http://jizhqwensxnt.com/
    Rabu, 5 Oktober 2011 TqjdDYaTLHEpESOHFZ 2 sZEwoB , [url=http://xpepmutezlnw.com/]xpepmutezlnw[/url], [link=http://araplfkffghk.com/]araplfkffghk[/link], http://uwhzoubkskqy.com/
    Rabu, 5 Oktober 2011 SbZcfKKstqRztgSCG 2 2XHuey <a href="http://tolyjyeueruv.com/">tolyjyeueruv</a>
    Selasa, 4 Oktober 2011 NOOERziluaPXWOnxvJ 2 Now we know who the senislbe one is here. Great post!
    Minggu, 31 Juli 2011 jfIVoyBvOxgbvZXGZ 1 daEU4q <a href="http://hziaodhbwftw.com/">hziaodhbwftw</a>, [url=http://dhejbfochegu.com/]dhejbfochegu[/url], [link=http://tupgniiymcoq.com/]tupgniiymcoq[/link], http://uyojzyucahmt.com/
    Jum'at, 8 April 2011 SxCBNsmbdiH 3 7nA98k <a href="http://nvpqbsroeqky.com/">nvpqbsroeqky</a>, [url=http://ewiosnlgapik.com/]ewiosnlgapik[/url], [link=http://bdushvqtawgq.com/]bdushvqtawgq[/link], http://vvywlghghvve.com/

  • Artikel terkini
  •  
  • Selasa, 22 November 2011
  • S2DLS VERSI 4.0 (Android) in News , (Author: Andry Delimadya)
  • Untitled Document

    Direktur Utama Sony Sugema College, Sony Sugema, menjelaskan keunggulan sistem pembelajaran terbaru S2DLS versi 4 pada acara peluncuran program tersebut di Maruli Tua Room, Hotel Nalendra

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 12
  •  
  • Jum'at, 4 November 2011
  • Android Menjadi Alat Pembelajaran (S2DLS Ver.4) , (Author: saeful rahman)
  • Sony Sugema, MBA telah mengembangan S2DLS pada Platform Android - Informasi Press Convrence akan di adakan di Hotel Nalendra Jl. Cihampelas Jam 11-Selesai Pada tanggal 8 November 2011 -Seminar pada Hari Minggu 13 November 2011 di "Gedung Pos" Jl. Banda No.30 Image and video hosting by TinyPic
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 2
  •  
  • Senin, 6 Juni 2011
  • Pentingnya Identitas , (Author: M. Son Muslimin, ST.)
  • Banyak orang yang ingin sukses, tetapi hanya kepingin saja, dia malas berjuang menuju kesuksesanya. Apa penyebabnya? Salah satunya adalah masalah identitas. Identitas atau label sangat penting bagi manusia. Manusia yang memiliki label nakal biasanya akan cenderung nakal, manusia yang memiliki identitas pintar cenderung akan pintar, manusia yang memiliki identitas seksi maka cenderung menjaga tubuhnya agar tetap seksi.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 10
  •  
  • Selasa, 31 Mei 2011
  • Budaya Hidup Sehat (materi Kelas X) , (Author: Drs. Rochendi)
  • Budaya hidup sehat harus menjadi aktifitas sehari-hari. Mengingat harta yang paling berharga adalah kesehatan. Dalam Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan diberikan materi tentang kesehatan termasuk di dalamnya tentang kesehatan seksual. Banyak orang tua merasa malu atau mungkin tabu untuk membicarakan seks dengan anak-anaknya. Akibatnya anak-anak mencari informasi dari media, tanpa pendampingan sehingga banyak anak yang terjebak.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 6
  •  
  • Minggu, 6 Maret 2011
  • Pemprov Jabar Sediakan Beasiswa Rp 10 Miliar bagi Siswa/Siswi SMA/SMK , (Author: Agus Rustandi)
  • BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyediakan beasiswa Rp 10 Miliar bagi 12.500 siswa/siswi SMA dan SMK dari keluarga miskin dalam tahun anggaran 2011. Masing-masing siswa/siswi SMA/SMK tersebut akan mendapatkan beasiswa Rp 800.000. Adanya dana beasiswa bagi siswa/siswi SMA/SMK dari keluarga miskin tersebut, tercantum dalam Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) APBD Tahun Anggaran 2011 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 64
  •  
  • Selasa, 11 Januari 2011
  • 3 Ways to Build Excellent Teamwork , (Author: Agus Rustandi)
  • Hampir semua kisah legendaris tentang kejayaan perusahaan atau organisasi selalu dibentangkan oleh sebuah tim kerja yang ekselen. Penemuan lampu bohlam pertama ternyata tak hanya diracik oleh sang genius Thomas Alva Edison, namun lantaran ditopang oleh puluhan anggota tim-nya yang bekerja tak kenal lelah, melakukan eksperimen hingga ribuan kali.

    We don't create superman/woman, we develop super team. Demikian kredo yang kini kudu diusung dengan penuh bara antusiasme. Sebab tanpa kualitas tim yang top markotop, sebuah organisasi bisa limbung ditelan arus perubahan yang terus menggilas tanpa kenal letih. Kalau demikian, dimensi apa saja yang amat penting untuk membentangkan sebuah tim legendaris?

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 73
  •  
  • Selasa, 30 November 2010
  • SEKOLAH, PILIHAN PAHIT BAGI DHUAFA , (Author: Drs. Rochendi)
  • Keterbatasan tidak selalu menjadi dimensi tabir kesuksesan. Keterbatasan terkadang menjadi energi kinestetik untuk melejitkan potensi diri. Potensi melesat bagai anak panah lepas dari busur bila potensi itu kelola dengan arah yang tepat.

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 30
  •  
  • Rabu, 24 November 2010
  • MATERI ULANGAN AKHIR SEMESTER 1 KELAS X , (Author: Drs. Rochendi)
  • ATLETIK, BOLA BASKET, BOLA VOLI, SEPAK BOLA, PENDAKIAN, DAN NARKOBA
  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 55
  •  
  • Kamis, 28 Oktober 2010
  • Mari Mengajak Kebaikan Mencegah Keburukan , (Author: Agus Rustandi)
  • Sekarang ini saudara-saudara kita banyak yang tertimpa mushibah. Mulai dari Banjir Wasior di Papua, Gelombang Tsunami di Mentawai dan Gunung Merapi di Magelang. Semoga saudara-saudara kita yang mengalami mushibah diberi kesabaran oleh Allah SWT. Dan kita yang tidak mengalaminya semoga kita pandai-pandai bersyukur kepada Allah SWT dengan semakin taat kepadaNya.

    Menurut para alim ulama, mushibah itu ada tiga kategori: 1. mushibah sebagai ujian dari Allah, 2. sebagai teguran dan 3. sebagai azab. Dan ketiga kategori ini sangat bergantung kepada siapa musibah tersebut menimpa. Jika kepada orang yang bertaqwa maka masuk kategori pertama. Jika kepada orang kadang taat kadang maksiat, maka ia masuk kategori kedua. dan Jika STMJ (sholat tara maksiat jalan) maka masuk kategori yang ketiga.

    Namun, yang pasti kategori manapun itu, penyebab datangnya mushibah itu adalah dari tangan-tangan manusia sendiri. seperti dijelaskan oleh Allah di dalam QS. As-Syuura:30 berikut ini: “Dan apa musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu)“.

    Lantas pertanyaannya adalah perbuatan kita apakah yang dapat menyebabkan mushibah itu datang?

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 10
  •  
  • Jum'at, 22 Oktober 2010
  • SMA ALFA MERAIH PENGHARGAAN , (Author: Agus Rustandi)
  • Selamat Kepada Siswa XII IPA 3 sebagai

    THE 1sT RUNNER UP OF DRAMA FESTIVAL DAN THE FAVOURITE TEAM

    SENIOR HIGH SCHOOL

    ANNUAL ENGLISH CONTEST AND SEMINAR 2010

    FACULTY OF LANGUANGE AND ARTS EDUCATION INDONESIA UNIVERSITY OF EDUCATION BANDUNG

    Kelas XII IPA 3: "HADIAH KAMI PERSEMBAHKAN UNTUK BAPAK KEPALA SEKOLAH DAN SEKOLAH TERCINTA SMA ALFA CENTAURI BANDUNG:

  • Selengkapnya... ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 6


  • Arsip Artikel
  • Rahasia Dahsyat Belajar , (Author: Drs. Rochendi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 9
  • PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN KEBERADABAN BANGSA , (Author: Drs. Chairudin) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 305
  • Pola Hidup yang harus kita tiru , (Author: Sunarso, S.Pd) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 5
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 8
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 5332
  • PENGANTAR DALAM MEMPELAJARI ILMU PENGETAHUAN (FISIKA) , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 243
  • Cita-cita Yang Tidak Masuk Akal , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 193
  • TITIK BALIK PERADABAN KEJATUHAN UMMAT ISLAM , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 7
  • Pasca Pengumuman SNMPTN , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 4
  • Bermain Dengan Bilangan , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 15042
  • keteladanan kunci kesuksesan pendidikan , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 6
  • Menghindari Negative Thinking , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 101
  • Kuliah di ITB, sulitkah? , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 5
  • WAJAH PERADABAN BARAT 2 , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 6
  • Resep Sukses Di Segala Bidang , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 8
  • WAJAH PERADABAN BARAT , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 103
  • Kisah Sylvester Stallone Menjadi Aktor , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 129
  • Cara men-setting cita-cita , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 10
  • Digital Learning System , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 54
  • Memaknai Keberkahan Hidup , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 6
  • HIJRAH, PIRANTI SUKSES DUNIA AKHIRAT (Kado Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1431) , (Author: Deni Albar, Ph, Lc.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 55
  • Empat Syarat Secara Simultan Sebagai Syarat Kelulusan , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 82
  • PENDIDIKAN DALAM HIDUP , (Author: Budhi Darma) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 82
  • Nasehat Al-Ghazali Untuk Pelajar , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 83
  • Bagaimana Mendapatkan Apa Yang Benar-benar Anda Inginkan? , (Author: M. Son Muslimin, ST.) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 76
  • Sikap Muslim Menyikapi Gerhana , (Author: Agus Rustandi) ,
    dibaca 2 kali, jml komentar: 240
  • INFO PSB
  • Selamat Datang Calon Siswa/Siswi 2012/2013

  • Lihat Syarat-syarat PSB
  • Lihat brosur 12/13
  • DAFTAR SISWA YANG DITERIMA GEL I 12/13
  • DAFTAR SISWA YANG DITERIMA GEL II 12/13
  • Info
  • Untitled Document

    Info Pembagian Raport Siswa/i Alfa Centauri
    Sabtu, 24 Desember 2011

    Untuk Kelas X.1 – X.2 Jl. Badak Singa No. 6 Bandung
    Untuk Kelas X.3 – X.14  Jl. Diponegoro No. 48 Bandung
    Untuk Kelas XI   Jl. Diponegoro No.48 Bandung
    Untuk Kelas XII Jl. Badak Singa No. 6 Bandung

    - Libur Semester Gasal Tahun Pelajaran 2011/2012 tanggal 26 Desember  s.d  31 Desember 2011.
    - KBM Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012 dimulai  Senin tanggal 02 Januari  2012.

  • Info new S2DLS Ver.4 pada platform Android
  • Informasi Press Convrence akan di adakan di Hotel Nalendra Jl. Cihampelas Jam 11-Selesai Pada tanggal 8 November 2011 -Seminar pada Hari Minggu 13 November 2011 di "Gedung Pos" Jl. Banda No.30
  • Acara penyembelihan Hewan kurban Alfa Centauri
  • Alfa Centauri akan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban di Jl. Palasari No.9 Bandung pada 7 November 2011, yang akan di hadiri oleh semua Siswa dan guru beserta Staff Alfa Centauri
  • AGENDA SEKOLAH
  • Studi Islam Intensif Ramadhan 2011/2012 (SIIR)
    Pelaksanaan Tanggal 8 Agustus 2011 sd 10 Agustus 2011 di Mesjid PUSDAI
    Mulai pukul 06.30 - 12.15 WIB
    Siswa memakai seragam sekolah, khusus perempuan muslim diwajibkan memakai kerudung
    © 2009 SMA Alfa Centauri | views: 2